
Program Microsoft Excel termasuk program yang digunakan secara luas sebagaimana Microsoft Word. Buat saya sangat menyenangkan bisa mengotak-atik rumus-rumus excel untuk berbagai keperluan. Beberapa file sudah saya buat dan bagikan bagikan di sini :
Saya masih punya beberapa file yang bisa dibagikan. Yang paling dekat adalah Piala Dunia 2010.
Saya pikir pengetahuan tentang rumus-rumus excel sangat bermanfaat untuk mempermudah kerja kita. Untuk itu saya ingin berbagi sedikit yang sudah saya pelajari. Saya anggap semua sudah memiliki pengetahuan dasar yang diperlukan sehingga saya akan langsung meloncat ke pengenalan dan penerapan rumus.
Di antara rumus yang sudah saya terapkan, Fungsi Logik (IF) termasuk yang paling sering digunakan.
Syntax :
=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
Fungsi Logik akan memeriksa satu sel berdasar persyaratan yang diberikan pada “logical_test”. Apabila benar atau persyaratan terpenuhi, maka akan memunculkan “value_if_true” dan apabila salah/tidak sesuai, maka akan menampilkan “value_if_false”.
Saya membuat tiga contoh.
|
|
A |
B |
|
1 |
Merah |
1 |
|
2 |
Biru |
Merah |
|
3 |
Putih |
Biru |
Tabel 1
Contoh 1
Pada sel A1 saya memasukkan rumus :
=IF(B1=1;B2;B3)
Artinya adalah bila sel B1 berisi angka 1, maka sel A1 akan merujuk pada sel B2. Bila tidak berisi angka 1, maka akan merujuk pada sel B3. Karena persyaratan terpenuhi, maka sel A1 merujuk ke sel B2 yaitu tertulis kata “Merah”.
Contoh 2
Pada sel A2 saya memasukkan rumus :
=IF(B1=2;B2;B3)
Artinya adalah bila sel B1 berisi angka 2, maka sel A2 akan merujuk pada sel B2. Bila tidak berisi angka 2, maka akan merujuk pada sel B3. Karena persyaratan tidak terpenuhi, maka sel A2 merujuk ke sel B3 yaitu tertulis kata “Biru”.
Contoh 3
Pada sel A3 saya memasukkan rumus :
=IF(B1=3;”Hijau”;”Putih”)
Artinya adalah bila sel B1 berisi angka 3, maka sel A3 akan tertulis kata “Hijau”. Bila tidak berisi angka 3, maka akan tertulis kata “Putih”. Karena persyaratan tidak terpenuhi, maka pada sel A3 tertulis kata “Putih”.
Tiga contoh di atas adalah dasar pemakaian dari Fungsi Logik – IF. Bila sudah bisa dipahami kita akan meningkat ke level berikutnya.
Fungsi Logik Bertingkat
Fungsi Logik Bertingkat memasang lebih dari satu rumus dalam satu rangkaian. Bentuknya menjadi seperti ini :
=IF(logical_test;value_if_true;IF(logical_test;value_if_true;value_if_false))
Maksudnya bila persyaratan pertama terpenuhi, maka akan muncul value_if_true pertama. Bila persyaratan pertama tidak terpenuhi, maka diperiksa persyaratan kedua. Bila persyaratan kedua terpenuhi, maka akan muncul value_if_true kedua. Bila tidak terpenuhi maka akan muncul value_if_false.
Kita lihat contoh agar lebih jelas.
|
|
A |
B |
|
1 |
Merah |
1 |
|
2 |
Biru |
2 |
|
3 |
Putih |
3 |
Tabel 2
Contoh Pertama
Pada sel A1 saya memasukkan rumus :
=IF(B1=1;”Merah”; IF(B1=2;”Biru”;”Putih”))
Artinya adalah bila sel B1 berisi angka 1, maka sel A1 akan tertulis kata “Merah”. Bila tidak berisi angka 1, maka akan diperiksa persyaratan kedua. Yaitu bila sel B1 berisi angka 2, maka sel A1 akan tertulis kata “Biru”. Bila tidak berisi angka 2, maka tertulis kata “Putih”. Karena persyaratan pertama telah terpenuhi, maka pada sel A1 tertulis kata “Merah”.
Contoh Berikutnya
Pada sel A2 saya memasukkan rumus :
=IF(B2=1;”Merah”; IF(B2=2;”Biru”;”Putih”))
Pada sel A3 saya memasukkan rumus :
=IF(B3=1;”Merah”; IF(B3=2;”Biru”;”Putih”))
Silahkan dijabarkan sendiri rumusnya dengan merujuk hasilnya pada tabel.
Ada pertanyaan ?
Sampai artikel berikutnya

Comments