galerikata.com

berbagi semangat bersama sahabat

Browsing Posts published in May, 2010

Jangankan menebak siapa yang bakal juara. Mencari empat semifinalis saja ternyata sudah cukup sulit. Saya mencoba menganalisis memanfaatkan jadwal yang sudah ada. Partai per partai.

Hasilnya, saya harus tega menyingkirkan beberapa tim yang secara tradisi memiliki nama besar. Dan setelah memerasnya sedemikian rupa saya mendapatkan lima tim yang, menurut hemat saya, layak untuk melaju hingga babak semifinal. Resumenya bisa disimak di bawah ini.

continue reading…

Satu kali saya membaca artikel yang mengingatkan untuk menjaga kesehatan karena saat ini kita sedang melewati musim pancaroba. Lalu dituliskan beberapa kiat agar terhindar dari penyakit. Kiat nomor tiga adalah berolahraga. Saya berkomentar bahwa kesibukan bekerja sudah sangat menyita waktu, sehingga sangat sulit meluangkan waktu untuk berolah raga.

Beberapa hari setekah itu pompa air saya ngadat sehingga harus ngangsu (mengambil dan mengusung air) untuk mengisi bak kamar mandi. Wah. Saya diberi peluang untuk berolah raga. Lumayan juga karena saya harus bolak-balik naik turun tangga. Namun tentu saya tidak mau kondisi yang merepotkan ini berlangsung terus-menerus.

continue reading…

Perjanjian Hudaibiyyah ditandatangani. Gencatan senjata disepakati. Kaum Muslimin bisa menghirup sedikit udara ketenangan. Kesempatan langka ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Beliau mengirimkan utusan untuk berdakwah kepada raja-raja di Jazirah Arab dan sekitarnya.

Jumadil Ula tahun ketujuh Hijriyyah, Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam mengirim Al-Harits bin ‘Amir Al-Azdy rodhiyallahu ‘anhu untuk menyampaikan surat kepada Penguasa Negeri Bashra. Namun ketika sampai di daerah Mu’tah (masuk wilayah Al-Balqa’, negeri di selatan Yordan) tiba-tiba beliau dihadang dan dibunuh oleh Syarahbil bin ‘Amr Al-Ghossany. Al-Harits adalah seorang utusan. Mengganggu apalagi sampai membunuh seorang utusan artinya adalah …

continue reading…

Khalid bin Walid memacu kudanya. Di belakangnya pasukan berkuda tidak kalah semangat mengikutinya. Sasaran mereka adalah pasukan panah yang dipimpin oleh ‘Abdulloh bin Jubair Al-Anshory. Limapuluh pemanah ini bertahan di Bukit Ainain (yang selanjutnya dikenal dengan nama Jabal Rumah – bukit para pemanah).

Anak panah berhamburan menghujani pasukan berkuda. Khalid terpaksa menarik pasukannya. Dia kemudian mencoba lagi dan lagi, namun tetap tidak menemui sasarannya. Hingga di saat itu pasukan panah berhasil melaksanakan perintah Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam untuk menghalangi kuda-kuda musuh dan melindungi punggung pasukan kaum muslimin. Beliau tegaskan kepada mereka untuk tidak meninggalkan tempat, apapun yang terjadi. Baik kaum muslimin dalam keadaan menang maupun kalah.

continue reading…

Pasar favorit saya adalah toko buku. Dan tiap kali berkunjung saya harus selalu membawa uang atau tidak usah berkunjung sama sekali. Karena hampir pasti ada buku yang menarik saya. Kalau tidak siap modal bisa sakit hati atau terbawa mimpi.

Kali ini saya memperhatikan sesuatu yang menarik di dalam toko buku. Bukan bukunya, bukan tokonya, bukan pelayan atau kasirnya. Tapi tempat meletakkan buku itu. Hal ini saya perhatikan di beberapa lokasi toko buku besar di negeri ini. Mari kita telisik.

continue reading…