galerikata.com

berbagi semangat bersama sahabat

Browsing Posts published in March, 2010

Dienul Islam adalah risalah penutup dari seluruh risalah yang dibawa oleh para rasul. Konsekuensinya adalah : pertama, risalah itu harus sempurna. Karena tidak akan ada lagi rasul yang datang setelahnya. Sehingga risalah itu harus berlaku sepanjang sisa usia alam semesta ini.

Kedua, risalah itu harus terjaga kemurniannya. Artinya hingga saatnya nanti risalah itu harus diajarkan dan dilaksanakan sebagaimana saat pertama kali diturunkan. Padahal penyelewengan sangat rawan terjadi. Apalagi pada masa yang telah jauh dari masa kenabian.

continue reading…

Menghubungkan tali silaturahmi akan membuka pintu rizki. Secara logika bisa dinalarkan menghubungkan tali silaturahmi akan memberi kita banyak teman. Memiliki banyak teman berarti memiliki banyak hubungan. Memiliki banyak hubungan akan menghadirkan banyak peluang.

Nah, peluang inilah yang akan menggiring kita menuju pintu rizki, membuka dan meraihnya. Rizki tidak melulu berbentuk uang. Namun uang sekadar simbol dari rizki. Nah, lho. Bingung, kan ? Sederhananya, inilah hubungan antara teman dengan uang.

continue reading…

Tulisan ini berdasarkan Pengalaman Pribadi penulis sendiri, dan semoga ada hikmahnya bagi pembaca.

Tahun 2001 yang lalu saat saya masih di Yogyakarta, traveling adalah yang paling saya sukai. Entah itu sekedar melihat-lihat kota-kota yang ada di Jawa Tengah ataupun hingga ke Jawa Timur dengan mengendarai Sepeda motor RX King kesayangan saya atau mobil antik Fiat edisi 1963 yang setia menemani. Terkadang bersama rekan-rekan, kadang juga sendiri.

continue reading…

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam adalah penutup para nabi dan rasul secara mutlak. Tidak ada utusan setelah beliau dimanapun dan kapanpun. Sehingga tidak ada alternatif lain bagi kita selain mengikuti beliau.

Hal ini berarti syariat Islam berlaku universal hingga akhir masa. Kondisi ini menimbulkan konsekuensi bahwa syariat Islam harus sempurna tanpa perlu perubahan, penambahan ataupun pengurangan.

continue reading…

Setelah selama beberapa tahun kita menikmati ketenangan mendadak kita dikejutkan dengan kejadian di Aceh belum lama ini. Kita seolah disadarkan bahwa issue terorisme ternyata tidak pernah mati. Kewaspadaan kita seolah dibangkitkan lagi setelah agak terlena selama beberapa waktu.

Dan memang kita tidak boleh lengah barang sedetikpun. Hampir tidak ada toleransi untuk mengurangi kewaspadaan. Selain itu kita juga dituntut untuk senantiasa membentengi diri dengan ilmu untuk menangkis syubhat pemikiran mereka.

continue reading…